Selasa, 16 Januari 2018

House of Sacrifice

Saya meyakini bahwa setiap orang memiliki sebuah kebiasaan dan kesukaan tersendiri dalam beribadah, baik dari sisi waktu, tempat maupun suasananya. Dan setiap orang memiliki perspektif yang berbeda-beda tergantung dari pribadi masing-masing

Saya pribadi terkadang paling suka berdoa di tempat yang suasananya hening, tetapi bukan hening ruangan, tetapi hening diiringi suasana alam yang indah. Aliran air yang masih terdengar, udara segar yang masih berhembus, oh betapa teduhnya.

Terlalu lama rasanya saya tidak menemukan tempat seperti itu setelah kurang lebih 9 tahun saya sempat merasakan tempat seperti itu waktu saya masih kuliah. Dan kerinduan ini benar-benar sangat menusuk. Ingin sekali rasanya menemukan tempat seperti itu di kota Jakarta ini. Mungkinkah...???

Iseng-iseng saya mulai bertanya pada om google, dan banyak tempat yang disarankan. Namun saya tertarik dengan satu tempat yang direkomendasikan, “house of sacrifice”. Dari penjelasan om google tempat ini memiliki goa doa. Dalam hati saya, lumayanlah buat menenangkan pikiran.

Karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah, akhirnya saya tekadkan untuk mengunjungi tempat tersebut. Sehabis jam kantor, saya tidak langsung pulang ke rumah, saya sengaja mengarahkan pesanan gojek saya ke tempat tersebut.

Sampai di tempat itu, saya langsung diarahkan ke ruangan penjaga dan diberikan badge name setelah registrasi. Dari tempat registrasi, saya belum bisa melihat langsung seperti apa sesungguhnya tempat tersebut. Dan karena masih pertama kali kesana, terpaksa saya bertanya dimana “goa doa” supaya saya tidak kesasar dan saya diarahkn jalan mengikuti arah menuju ke bawah.

Halaman depan gerbang masuk House of Sacrifice

Suasana Yang Teduh
Sekitar 50 meter dari tempat registrasi, saya sudah bisa menyaksikan betapa teduhnya tempat ini. Pepohonan hijau yang akan membuat mata kita terasa segar. Bersih, cerah, menakjubkan. Dokumentasi yang sempat saya capture dari atas sebelum saya turun ke bawah.

Tampak atas halaman goa doa

 Goa Doa untuk Berdoa
Setelah turun ke area doa, tempat pertama yang akan kita temui adalah goa-goa doa, yang menurut informasi, terdapat 81 goa doa yang di bangun di tempat ini.
Goa-goa doa yang disediakan untuk berdoa

Setiap goa doa hanya untuk 1 orang saja, dan jika kita masuk ke dalam goa doa tersebut, terdapat sebuah meja kecil dan sebuah matras. Menurut perkiraan saya, matras ini adalah alas untuk kita berdoa di goa tersebut.  
Suasana bagian dalam goa doa

Taman untuk beribadah
Karena saya masih penasaran dengan tempat ini, saya tidak langsung berdoa di goa doa yang telah disediakan, saya berjalan kembali kebawah, melewati kolam ikan yang tersedia di tempat itu. Dan alangkah menakjubkan, tempat ini ditata begitu indah dan di design agar kita benar-benar merasa nyaman dan teduh. 
Taman doa untuk beribadah

Taman yang cukup luas yang ditata dengan bunga-bunga indah, dan pepohonan-peohonan yang tidak terlalu tinggi dan diantaranya ditempatkan pendopo-pendopo ukuran sekitar 1.2 m x 1.2 m.
Pendopo-pendopo untuk beribadah

Luar biasa…saya bener-bener merasa kalau saya sedang berada di padang rumput hijau nan indah. Tertarik dengan tempat ini, saya putuskan untuk berdoa disini, kebetulan memang tidak terlalu banyak orang, hanya 2 pendopo yang digunakan saat itu, dan saya perhatikan sejenak mereka sepertinya fokus menelaah Firman Tuhan.

Berbicara dengan Tuhan sambil merasakan tiupan angin sore, suara jangkrik yang sudah mulai kedengaran, benar-benar bisa membawaku ke dunia bawah alam sadar yang membuatku terhempas dan puas berkata-kata.


Luar Biasa, saya tidak menyangka di tengah keramaian Jakarta-Depok, ada tempat seindah ini. Mungkin bagi orang-orang yang merindukan suasana seperti ini, sama seperti saya, boleh datang ke tempat ini, karena memang tempat ini terbuka untuk semua denominasi gereja, karena memang tempat ini di desain agar kita boleh memiliki waktu yang kusyuk untuk berdoa kepada Tuhan. Bisa langsung berkunjung ke Jalan Jambu No.35, Pancoran Mas Depok, atau cek websitenya di House of Sacrifice. Semoga bermanfaat bagi kita semua.


_Life By Love And To Love_
God Bless

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alumni yang Profesional & Berintegritas

Dua minggu lalu, saya dan suami memutuskan untuk mengikuti sebuah seminar alumni yang diselenggarakan oleh PERKANTAS Jakarta. Tidak kebetu...