Saya meyakini bahwa setiap orang memiliki sebuah kebiasaan
dan kesukaan tersendiri dalam beribadah, baik dari sisi waktu, tempat maupun
suasananya. Dan setiap orang memiliki perspektif yang berbeda-beda tergantung
dari pribadi masing-masing
Saya pribadi terkadang paling suka berdoa di tempat yang suasananya
hening, tetapi bukan hening ruangan, tetapi hening diiringi suasana alam yang
indah. Aliran air yang masih terdengar, udara segar yang masih berhembus, oh
betapa teduhnya.
Terlalu lama rasanya saya tidak menemukan tempat seperti itu
setelah kurang lebih 9 tahun saya sempat merasakan tempat seperti itu waktu
saya masih kuliah. Dan kerinduan ini benar-benar sangat menusuk. Ingin sekali
rasanya menemukan tempat seperti itu di kota Jakarta ini. Mungkinkah...???
Iseng-iseng saya mulai bertanya pada om google, dan banyak
tempat yang disarankan. Namun saya tertarik dengan satu tempat yang direkomendasikan,
“house of sacrifice”. Dari penjelasan om google tempat ini memiliki goa doa.
Dalam hati saya, lumayanlah buat menenangkan pikiran.
Karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah, akhirnya saya
tekadkan untuk mengunjungi tempat tersebut. Sehabis jam kantor, saya tidak
langsung pulang ke rumah, saya sengaja mengarahkan pesanan gojek saya ke tempat
tersebut.
Sampai di tempat itu, saya langsung diarahkan ke ruangan
penjaga dan diberikan badge name setelah registrasi. Dari tempat registrasi,
saya belum bisa melihat langsung seperti apa sesungguhnya tempat tersebut. Dan
karena masih pertama kali kesana, terpaksa saya bertanya dimana “goa doa”
supaya saya tidak kesasar dan saya diarahkn jalan mengikuti arah menuju ke
bawah.
Halaman depan gerbang masuk House of Sacrifice
Suasana Yang Teduh
Sekitar 50 meter dari tempat registrasi, saya sudah bisa
menyaksikan betapa teduhnya tempat ini. Pepohonan hijau yang akan membuat mata
kita terasa segar. Bersih, cerah, menakjubkan. Dokumentasi yang sempat saya
capture dari atas sebelum saya turun ke bawah.
Tampak atas halaman goa doa
Setelah turun ke area doa, tempat pertama yang akan kita
temui adalah goa-goa doa, yang menurut informasi, terdapat 81 goa doa yang di
bangun di tempat ini.
Goa-goa doa yang disediakan untuk berdoa
Setiap goa doa hanya untuk 1 orang saja, dan jika kita masuk
ke dalam goa doa tersebut, terdapat sebuah meja kecil dan sebuah matras.
Menurut perkiraan saya, matras ini adalah alas untuk kita berdoa di goa
tersebut.
Suasana bagian dalam goa doa
Taman untuk beribadah
Karena saya masih penasaran dengan tempat ini, saya tidak
langsung berdoa di goa doa yang telah disediakan, saya berjalan kembali
kebawah, melewati kolam ikan yang tersedia di tempat itu. Dan alangkah
menakjubkan, tempat ini ditata begitu indah dan di design agar kita benar-benar
merasa nyaman dan teduh.
Taman doa untuk beribadah
Taman yang cukup luas yang ditata dengan bunga-bunga
indah, dan pepohonan-peohonan yang tidak terlalu tinggi dan diantaranya
ditempatkan pendopo-pendopo ukuran sekitar 1.2 m x 1.2 m.
Pendopo-pendopo untuk beribadah
Luar biasa…saya bener-bener merasa kalau saya sedang berada di padang rumput hijau nan indah. Tertarik dengan tempat ini, saya
putuskan untuk berdoa disini, kebetulan memang tidak terlalu banyak
orang, hanya 2 pendopo yang digunakan saat itu, dan saya perhatikan sejenak
mereka sepertinya fokus menelaah Firman Tuhan.
Berbicara dengan Tuhan sambil merasakan tiupan angin sore,
suara jangkrik yang sudah mulai kedengaran, benar-benar bisa membawaku ke dunia bawah alam sadar yang membuatku terhempas dan puas berkata-kata.
Luar Biasa, saya tidak menyangka di tengah keramaian Jakarta-Depok,
ada tempat seindah ini. Mungkin bagi orang-orang yang merindukan suasana
seperti ini, sama seperti saya, boleh datang ke tempat ini, karena memang
tempat ini terbuka untuk semua denominasi gereja, karena memang tempat ini di
desain agar kita boleh memiliki waktu yang kusyuk untuk berdoa kepada Tuhan.
Bisa langsung berkunjung ke Jalan Jambu No.35, Pancoran Mas Depok, atau cek websitenya di House of Sacrifice. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
_Life By Love And To Love_
God Bless






Tidak ada komentar:
Posting Komentar