“Berapa bu makanannya?”
“55.000 bu”
“Emang berapa ikan satu porsi? bebek
satu porsi?”
“Ikannya 23.000, bebeknya 22.000”
“ohhh....tolong ya bu buatin notanya,
tapi di notanya masukin saja 60.000, saya mau reinbures”
Sejenak aku menolehkan pandangan,
terlihat olehku 2 orang ibu yang berumur 40 tahunan, di sebuah
warung pecel lele dimana aku singgah makan malam hari ini. Pakaiannya tidak
bisa menunjukkan sedikitpun identitas bagiku karena kondisinya memang sudah
waktu santai menikmati makan malam.
Terbersit pertanyaan dalam benakku,
kenapa hanya karena 5000 rupiah rupiah, seorang ibu sanggup membuat nota palsu?
Kenapa hanya untuk 60.000 , seorang ibu tidak rela mengeluarkan uang bayaran
dari dompetnya sendiri? Sementara sangat nyata bahwa makanan itu adalah
kebutuhan pribadi, dan saat itu bukanlah jam kerja, jika dia seorang pekerja,
bukan juga kondisi meeting, jika dia seorang aktifis dalam organisasi.
Ada apa dengan uang? Kenapa uang
sepertinya menjadi alat yang bisa mengendalikan manusia? Bukankah seharusnya
uang lah yang dikendalikan oleh manusia?
Uang di dompet serasa tidak cukup,
pakaian-pakaian di lemari terasa membosankan dipakai, naik angkot ke suatu
tempat menjadi penyebab kemalasan, kumpul-kumpul dengan teman-teman tanpa mode
yang berubah-ubah menjadi sangat memalukan.
Kita tidak akan pernah puas dengan apa
yang kita miliki. Lagi,, lagi dan lagi, sampai batas yang kita pun tidak tahu.
Inilah dinamakan nafsu. Dan ketika nafsu ini telah menguasai kita, maka tak
jarang, orang-orang menghalalkan segala cara hanya untuk mendapatkan apa yang
dinamakan dengan “uang”. Tidak lagi perduli dengan apa yang dinamakan dengan
dosa, tidak lagi perduli dengan apa yang menjadi resiko, tidak lagi perduli
terhadap pengaruh nya buat sekeliling.
“Tidak pernah puas dan tidak pernah
bersyukur akan apa yang kita miliki akan membuat kita menjadi orang yang
senantiasa kekurangan, akan membuat kita menjadi orang yang rakus, akan membuat
kita menjadi orang yang tamak”.
“Janganlah dirimu
menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena
Allah telah berfirman : Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku
sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau”
__ Ibrani 13:5” __
_Life by love and to love_
God bless us