Jumat, 02 Maret 2018

Memilih Sekolah Perdana Buat Bella


Tahun ini, anak perempuan saya, Bella sudah berusia 4 tahun. Usia yang kebanyakan orang tua sudah memberangkatkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan. Sebenarnya pada saat tahun ajaran baru nanti, Bella masih 4 tahun 5 bulan. Sangat dilemma rasanya untuk mendaftarkannya ke sekolah PG/TK, mengingat begitu banykanya informasi dan persyaratan bahwa usia anak memasuki Sekolah Dasar (SD) nantinya adalah 7 tahun. Jadi, kalau dihitung mundur, seorang anak memasuki TK A minimal di usia 5 tahun.

Semakin aku membaca artikel tetang usia anak sekolah, semakin hatiku bimbang. Di satu sisi, aku adalah tipe ibu yang cepat terkagum-kagum ketika melihat anak yang seusia Bella sudah bisa banyak hal. Tapi di satu sisi, aku mengingat saran dari para ahli psikologi, agar anak jangan masuk sekolah terlalu dini karena usia anak-anak adalah usia untuk bermain-main.

Akhirnya, aku putuskan share dengan beberapa teman yang anaknya seusia dengan Bella. Dan dengan berbagai hal dan masukan, akhirnya aku putuskan kalau Bella akan memasuki TK A di usia 4 tahun 5 bulan, artinya Bella akan memasuki dunia pendidikan Sekolah Dasar pada usia 6 tahun 5 bulan nantinya.

Setelah sampai kepada keputusan akan memasukkan Bella ke TK A, ternyata bukan hal yang mudah untuk memilih sekolah yang benar-benar sesuai dengan perkembangan anak-anak. Ada beberapa hal yang aku pertimbangkan, antara lain:
  1. Sekolah/TK yang tidak terlalu menuntuk akademis (belajar huruf, belajar baca, atau apalh itu)
  2. Sekolah/TK yang bisa membuatnya meningkatkan keimanan dan pengetahuannya tentang agamanya
  3. Sekolah/TK yang memiliki tenaga pengajar yang sabar, perduli dan membimbing
Bukan hal yang mudah ternyata..hahahha

Yang pertama yang saya lakukan adalah dengan membuat daftar list sekolah/TK yang terdekat dan saat itu ada 3 sekolah dalam List-ku. Yang pertama TK Boncel di daerah Lenteng Agung, TK Happy Holy Kids  (HHK) Gandul, dan TK Happy Holy Kids (HHK) Kamboja.

Yang pertama, untuk TK Boncel, aku belum sempat survey ke tempat, tapi secara jarak, sekolah ini adalah sekolah yang paling dekat dengan rumah kami. Tapi, saat aku mau survey ke tempat, saya dapat saran dari istri Om saya saat itu, “kalau bisa jangan sekolah yang Katolik, kalau bisa sekolah protestan saja yang sesuai dengan agama kita”, dan beliu menyarankan salah satunya Sekolah HHK. Katolik dan protestan sebenarnya tidak jauh beda sih, tapi sedikit berpikir-pikir, dalam hati, “benar juga yah, toh tujuannya Bella aku antarkan ke TK adalah untuk semakin mengenal lingkungan dan bersosial”. Harapannya dalam bersosial dia mendapat tuntunan keimanan yang sepadan.

Akhirnya aku putuskan untuk mencoret TK Boncel dalam listku. Akhirnya aku fokus dengan HHK. Kebetulan juga di gereja ada teman yang anaknya berada di TK A HHK Kamboja, dan setelah bercerita banyak hal, dari sisi beliau, sekolah ini termasuk dalam kategori yang bagus, memiliki guru-guru yang baik dan peduli.

Karena dalam listku ada 2 HHK, akhirnya aku putuskan untuk survey ke HHK yang paling dekat dengan rumah. Aku putuskan untuk survey ke HHK Gandul. Pada saat saya survey, ternyata HHK yang saya tuju saat itu sudah pindah dan untungnya kebetulan ada nomor kontak yang dibuat di spanduk di gedung lama, dan akupun menulusuri tempat HHK Gandul yang baru yang saat itu berpindah ke Pangkalan Jati.

Setelah tiba di gedung HHK yang baru, aku coba cek googlemap lagi, ternyata jaraknya ke rumah berubah, yang tadinya cuma 4 km, sekarang jadi 8,8 km. Satu sisi, positifnya, HHK Gandul ada jalur transportasi umum dari depan rumah. Tapi ketika aku perhatikan dengan seksama posisi HHK Gandul, berada di sebuah rumah/gedung yang persis di depan jalan raya, akhirnya aku urungkan untuk masuk survey. Karena dari segi tempat bagiku agak kurang nyaman persis di depan jalan raya.

Akhirnya aku survey ke HHK Kamboja. Berada di lingkungan sekolah ini, rasanya lega. Memiliki gedung yang nyaman (kebetulan HHK Kamboja juga ada sekolah tingkat SD), lapangan yang sangat luas, kantin tempat orang tua menunggu anak-anak. Minusnya sih, sekolah ini lumayan jauh dari rumah, sekitar 7 km. Namun, aku suka dari jam belajarnya, ternyata di HHK Kamboja ada 2 jam pelajaran. Ada yang masuk jam 07.30 dan ada yang 09.30

Dengan pertimbangan banyak hal, akhirnya aku putuskan untuk mendaftarkan Bella ke TK HHK Kamboja. Semoga kelak di sekolah ini Bella betah dan bisa bersosialisasi. Saat itu aku putuskan untuk memilih yang jam 09.30, karena aku ga mau Bella merasa terpaksa sekolah karena harus bangun pagi-pagi. Dengan jam belajar agak siangan, saya berharap dia bisa bangun sesuka hatinya tanpa megubah jam tidurnya, karena pertimbangannya adalah usianya yang adalah usia dimana dia masih harus bermain.

Biaya Sekolah di HHK Kamboja ini lumayan fantastis…wkaakkakak. Untuk Uang Pangkal saya harus bayar sekitar 9,5 juta termasuk SPP bulan pertama. Dan untuk SPP perbulan 500ribu. Sebagai ibu muda yang baru pertama kali memberangkatkan anaknya ke dunia sekolah, sebenarnya shock sih. Tapi mungkin inilah sudah jamannya yang sangat jauh berbeda dengan jaman saya mama nya dulu.
Setelah pendaftaran saat itu, Bella langsung diminta ikut hadir pada saat pengembalian formulir untuk menentukan ukuran baju. Melihat Bella pakai seragam sekolah saat itu, sedih rasanya, ternyata putir pertamaku sudah bertumbuh besar.


Semoga usaha untuk menemukan sekolah buat Bella menjadi usaha terbaik yang kami lakukan dan semoga Bella nyaman di dalamnya.



_Life by love and to love_
God Bless

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alumni yang Profesional & Berintegritas

Dua minggu lalu, saya dan suami memutuskan untuk mengikuti sebuah seminar alumni yang diselenggarakan oleh PERKANTAS Jakarta. Tidak kebetu...