Senin, 27 Agustus 2012

Who Am I




"Aku ingin jadi Dokter
Aku ingin jadi Presiden
Aku ingin jadi Pilot
…..dan seterusnya..

Impian-impian yang luar biasa dari seorang anak kecil. Impian yang menginginkan yang terbaik dalam hidupnya kelak. Namun yang menjadi pertanyaannya "Pernahkah kita berpikir bahwa akhirnya kita bisa menjadi seperti kita yang sekarang? Atau dapatkah kita memikirkan dan memastikan menjadi seperti apa kita di masa depan?

Dilahirkan untuk menjadi orang sukses sudah menjadi impian semua orang.
Benar sekali

Buat apa kita dilahirkan jika pada akhirnya kita menjadi pribadi yang menjadi beban buat orang lain, khususnya mungkin keluarga...???

Semua orang berusaha dan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik buat dunia. Terus berusaha mencapai ambisi dan sasaran-sasaran yang telah ditetapkan untuk hidupnya sendiri.

Dilahirkan...bertumbuh...dewasa..berpendidikan..memiliki masa depan yang baik..berkeluarga..memiliki anak...menyekolahkan anak...dst" adalah lingkaran yang tidak akan pernah habis dalam hidup
So what..???

Sampai kapan kita akan berjalan dalam lingkaran yang tak berujung...??
Pernahkah kita berpikir kenapa kita dilahirkan di dunia ini? Kenapa kita harus lahir di lingkungan keluarga yang kita pun tidak pernah harapkan? Kenapa kita dilahirkan dengan karakter yang beda dengan orang lain??
Kenapa kita dilahirkan dengan kelemahan dan kelebihan tertentu?

Kita dilahirkan ke planet yang bernama bumi ini bukanlah karena sebuah kebetulan atau keberuntungan. Tetapi, karena kita ada dalam pikiranNYA. Dia merancang setiap bagian dari tubuh kita, emosi kita, perasaan kita, pikiran kita. Dia rancang semua begitu sempurna hanya karena satu kata "KASIH". "Jauh sebelum dunia dijadikan, Allah telah merancang kita di dalam pikiranNYA, menetapkan kita sebagi pusat KASIH-NYA


"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau. Dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau dan menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa"  (Yeremia 1 : 4 – 5)”


Dalam bukunya "The Purpose Driven Life" berkata:

Kita adalah manusia ciptaan yang paling berharga di mata Allah. 
Mahluk yang paling dikasihiNYA lebih dari apapun.
Kita adalah suatu rancangan unik yang sempurna
Kita jauh lebih besar daripada prestasi pribadi kita
Jauh lebih besar daripada ketenangan pikiran kita
Jauh lebih besar daripada kebahagiaan kita 
Jauh lebih besar daripada karier kita 
Jauh lebih besar daripada mimpi-mimpi dan ambisi kita 
"Hidup bagi kemuliaan Allah adalah prestasi terbesar yang bisa kita capai dengan kehidupan kita 


_Life by love and to love_
God bless us 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alumni yang Profesional & Berintegritas

Dua minggu lalu, saya dan suami memutuskan untuk mengikuti sebuah seminar alumni yang diselenggarakan oleh PERKANTAS Jakarta. Tidak kebetu...